Bupati Kutim Rencanakan Bangun Penangkaran Buaya,Masuk Sektor Pariwisata

oleh -74 Dilihat
Pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah Penanggulangan Bencana tingkat Provinsi Kalimantan Timur digelar di Hotel Royal Victoria Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kamis (27/5/2021). DETAK KUTIM.COM. (Poto IVN).

DETAK KUTIM, SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Khususnya Kota Sangatta, selain terkenal akan sawit dan tambang batu bara,  juga terkenal akan masih banyaknya binatang buas buaya ditiap perairan wilayahnya.

Hal tersebut dikemukakan langsung oleh Bupati Kutim kala dikonfirmasi terkait potensi wisata yang dapat dikembangkan dan memiliki potensi besar kalau bisa dilaksanakan.

Dalam hal ini, Bupati berencana untuk membangun penangkaran buaya sekala besar yang akan menjadi salah satu potensi wisata Kutim dan akan dibangun disekitaran Kenyamukan dan Muara Bengalon.

“Karena disana terhitung yang paling banyak buayanya. Kenapa di muara Bengalon karena dekat dengan pantai Sekerat. Lalu kenapa di Kenyamukan karena dekat dengan pantai kenyambukan dan pelabuhan juga dekat dengan para nelayan,” ucapnya, Rabu (24/11/2021).

Namun melihat dana APBD Kutim, dirinya pesimis dan menyampaikan bahwa tidak mampu apabila harus menggunakn APBD untuk perawatan dan biaya makan.

“Jangan kira buaya masuk penangkaran hanya dibiarkan. Buaya itu makannya ayam segar, coba bayangkan berapa harganya ayam itu,” terangnya.

Lanjutnya, Ardiansyah mengungkapkan, melihat penangkaran buaya menjadi peluang besar bagi Kabupaten Kutai Timur, karena terintegrasi oleh wisata pantai yang ada.

Terkait pembiayaan perawatan, orang nomor satu di Kabupaten Kutim ini merencanakan akan berkerjasama dengan investor.

“Iya semoga dengan adanya rekan-rekan media bisa dibaca oleh para investor diluar sana, dan membuka fikiran mereka untuk menjalin kerjasama dengan Kutim,” jelasnya.

Kemudian, Terkait dengan teknis lebih rinci akan kembali dibahas, namun akan menyesuaikan waktu yang tepat.(Adv)