Hadiri Pesta Panen Desa Persiapan Tepian Budaya, Bupati Kutim Ajak Dinas Pertanian, Ini Tujuannya

oleh -29 Dilihat

kaltimcyber.com. Hadiri Pesta Panen Desa Persiapan Tepian Budaya, Bupati Kutim Ajak Dinas Pertanian, Ini Tujuannya – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati (Wabup) Kutim, Kasmidi Bulang menghadiri pesta panen Desa Persiapan Tepian Budaya, Senin (6/5/2024).

Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang mengucapkan terimakasih kepada masyarakat lantaran bersedia mengundang mereka dalam acara syukuran pesta panen itu.

“Ini merupakan adat masyarakat Dayak. Apalagi usai panen, mereka akan melaksanakan syukuran pesta panen,” ungkap Ardiansyah Sulaiman.

Sejumlah pejabat juga nampak hadir dalam kegiatan itu. Salah satunya adalah Kepala Dinas Pertanian. Ardiansyah mengatakan, sengaja mengajak Kadis agar petani dapat langsung berkonsultasi mengenai permasalahan pertanian yang mereka temui.

“Jenis padi masyarakat disini itu padi gunung. Untuk meningkatkan hasil panen ini, makanya saya mengajak Kepala Dinas Pertanian untuk ikut serta,” kata Ardiansyah.

“Silahkan nanti, Kadis Pertanian akan memberikan arahan bagaimana cara meningkatkan hasil produksi, mengatasi hama, dan memberikan solusi dari permasalahan yang dialami masyarakat,” lanjutnya.

Bukan hanya itu, Bupati Kutai Timur juga menyinggung soal potensi cetak sawah di Desa Tepian Budaya. Dia berpesan agar cetak sawah tidak boleh dilakukan apabila melanggar aturan.

Dalam pesta panen itu, Ardiansyah Sulaiman juga memaparkan potensi yang dimiliki Kabupaten Kutai Timur. Potensi ini bila dimaksimalkan, akan meningkat ekonomi kerakyatan.

“Saya berbicara tentang ekonomi kerakyatan, Kutai Timur saat ini lagi booming secara Nasional adalah Pisang Kepok. Mohon maaf ya bukan saya berbicara hiperbola, karena Sejak kedatangan Gubernur Jawa Timur, Beliau selalu menyampaikan terkait dengan potensi sumber daya alam di Kutai Timur selain dari tambang dan kelapa sawit,” kata Ardiansyah

Dia menjelaskan pisang kepok yang banyak ditanam masyarakat Kutai Timur ini dapat dibuat keripik dan digemari. Bahkan, keripik dari olahan pisang kepok Kutai Timur ini diekspor hingga ke luar negeri.

Hadiri Pesta Panen Desa Persiapan Tepian Budaya, Bupati Kutim Ajak Dinas Pertanian, Ini Tujuannya

“Saya tidak ingin berbicara keripik pisangnya tapi saya ingin berbicara ternyata pisang kepok Kutai Timur sekarang lagi diperebutkan baik secara lokal, Nasional maupun Internasional. Beberapa waktu yang lalu saya mendapat berita Nusa Tenggara Barat juga ingin membeli dan membudidayakan pisang kepok Kutai Timur,” ungkap Ardiansyah. 

Bupati juga mengungkapkan Negeri Jiran Malaysia juga meminati pisang kepok Kutai Timur. Bahkan, permintaannya meningkat hingga lima kali lipat.

“Dahulu permintaan ke Malaysia dari 80 hingga 100 ton. Saat ini, permintaan mereka sudah mencapai 500 ton. Ini peluang bagi masyarakat Kutai Timur,” jelasnya.

“Sekarang, jika ada lahan yang kosong, ayo tanam pisang kepok. Ajak juga kerabat atau keluarga untuk sama-sama menanam pisang kepok. Karena permintaannya luar biasa,” pungkasnya.

Dia berharap, potensi pisang kepok dapat dimaksimalkan masyarakat Kutim dan meningkatkan ekonomi kerakyatan.(adv)

Post Views: 1,103

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *