Ketua DPRD Himbau Masyarakat Patuhi Himbauan Pemerintah

oleh -
Ketua DPRD Himbau Masyarakat Patuhi Himbauan Pemerintah
banner 400x130 banner 400x130

SANGATTA, DETAKKUTIM.COM – Ketua DPRD Himbau Masyarakat Patuhi Himbauan Pemerintah.  saat menghadiri rapat via video bersama Menteri Dalam Negeri ( Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, dalam upaya penegakan disiplin protokol Kesehatan dan penanganan Covid 19 di daerah, yang berlangsung di Kantor posko utama Badan Penanggulangan Bencana ( BPBD ) Kutim, Senin (03/05/2021).

Konferensi yang digelar secara virtual ini, untuk mengantisipasi kenaikan penularan wabah menjelang libur lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, di ikuti seluruh kabupaten/kota di Indonesia mengikuti jalannya kegiatan tersebut, termasuk salah satunya Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan Kabupaten Kutai Timur.

Ketua DPRD Kutim menyampaikan berdasarkan hasil vidcon dengan Mendagri hari ini, Ia mengharapkan agar masyarakat Kabupaten bisa mematuhi aturan pemerintah mengenai larangan mudik.

“Saya mengerti masyarakat Kabupaten semuanya pasti rindu pada sanak saudara di saat-saat seperti ini apalagi sebentar lagi lebaran,” Tutur saat Diwawancarai Media Online detakkutim.com. Di ruang kerjanya.( 03/05/2021).

Lanjutnya, tapi mari kita utamakan keselamatan bersama dengan tidak mudik ke kampung halaman,” tutur Joni. “Mari kita isi Ramadhan dengan ikhtiar memutus rantai penularan wabah ini, Demi keselamatan seluruh sanak saudara kita, dan juga diri kita sendiri dan seluruh masyarakat,” tuturnya.

“Dalam hal ini, Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan mudik pada hari raya tahun ini, Imbauan itu sebagai upaya melakukan antisipasi peningkatan kasus di kutim,”

juga meminta kepada masyarakat, untuk ikut menyampaikan kepada sanak saudaranya terkait larangan mudik dari pemerintah. Hal ini demi kepentingan bersama, yaitu terputusnya rantai penularan virus Covid-19.

“Aturan larangan mudik dari pemerintah mari kita ikuti bersama. Agar laju pandemi bisa teratasi di wilayah Kutai Timur. Sehingga situasi pada waktu berikutnya bisa kembali normal,” ungkap Joni. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *