Akses Trasportasi Terputus, Warga Desa Terendam Banjir Butuh Perhatian

oleh -
Poto Suasana Banjir yang terjadi di salah satu kecamatan di kabupaten Kutai Timur Yang akibatkan jalan terputus. DETAK KUTIM.COM. (adv)
banner 400x130 banner 400x130

DETAK .COM. SANGATTA – Bencana banjir yang menerjang 8 desa Kutai Timur (Kutim) jadi perhatian anggota DPRD Kutim, Terutama yang berada di Dapil III.

Dalam hal ini , Bahkan ada beberapa desa yang terendam hingga memutus akses transportasi, Sehingga bantuan hingga barang pokok tak bisa masuk.

Yan, mengungkapkan Ketinggian air yang membanjiri 8 desa memiliki ketinggian bervariasi, mulai dari 10 hingga 50 centimeter.  Namun, terdapat satu desa yang turut mendapatkan dampak banjir sebab akses keluar-masuknya terputus, yakni Desa Long Poq Baru. “Satu desa tidak terendam karena lokasinya berada di pegunungan, tapi terdampak juga karena akses jalannya terputus akibat banjir,” tuturnya.

Dalam hal ini, Salah satu warga yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, putusnya akses jalan ini juga berimbas pada harga kebutuhan pokok yang melonjak naik. Sembilan bahan pokok mengalami kenaikan, dan beberapa komoditas menjadi langka seperti salah satunya gas LPG.

“Karena akses jalan terputus, harga bahan pokok naik. Seperti gas LPG yang harus dikirim dari luar wilayah,” ungkapnya.

Kemudian, Sampai saat ini pemerintah daerah belum mengupayakan adanya evakuasi terhadap warga, karena kondisi banjir juga masih terbilang aman. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *