BPBD Kutim Ikuti Lomba Karhutla se Kaltim di KRU Samarinda

oleh -57 Dilihat
BPBD Kutim ikuti lomba Karhutla se Kaltim di KRU Samarinda

SANGATTA, DETAK KUTIM ikuti lomba Karhutla se Kaltim di KRU Samarinda. Untuk menunjang kemampuan anggotanya, BPBD menerjunkan satu regu untuk mengikuti perlombaan, yang diadakan Polda Kaltim dan Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim di Kebun Raya Unmul Samarinda (KRUS).

Kepala UPTD KPHP Kelinjau Dinas Kehutanan Kaltim Shahar Al Haqq menyebutkan, kegiatan tersebut untuk mensimulasi jika ada kebakaran hutan.

“Jadi, kegiatan ini adalah kegiatan tahunan namanya gladi posko, yang mana mensimulasikan jika ada kebakaran di lahan maupun di hutan,” terangnya kepada Detak Kutim. Rabu, (6/10/2021) di KRUS.

Selain itu, kegiatan tersebut juga mensimulasikan bagaimana cara mensekat lahan yang terbakar dan cara menarik selang untuk pemadaman.

“Kegiatan ini juga memberikan cara bagaimana membuat posko, membuat sekat bakar, cara menarik selang dan bagaimana cara mencari titik api atau hot spot, sampai membuat sekat areal yang habis terbakar,” lanjutnya.

Kegiatan tahunan ini terang Shahar juga bersinergi dengan stakeholder seperti Kodim, polres dan beberapa instansi lainnya.

Selama lomba tersebut, setiap peserta dibekali aplikasi “Lembuswana” yang mana aplikasi tersebut dapat melakukan identifikasi, serta memberikan data titik panas api (hot spot).

Ditempat yang sama, Kabag Kaops Biro Operasional Polda Kaltim, AKBP Bonifasio menjelaskan, aplikasi Lembuswana sebagai aplikasi kebanggan untuk kita semua.

“Aplikasi Lembuswana ini bukan milik siapa-siapa, tapi milik kita bersama dan menjadi kebanggan kita masyarakat Kalimantan Timur secara keseluruhan,” tuturnya.

Lanjutnya, aplikasi tersebut juga bisa diunduh di Google Playstore. Namun, untuk pengguna IOS untuk saat ini belum bisa diunduh dalam gadgetnya.

Dalam lomba tersebut, tim didampingi Kabid Rekonstruksi dan Rehabilitasi Raden Irawan Prasetya. Ia menjelaskan, BPDB menerjun satu regu tim support.

“Dalam lomba kali ini, kita menerjunkan satu tim sebanyak lima orang, satu ketua regu dan empat anggota, serta tim support untuk membackup kegiatan tersebut dan dalam lomba ini kita menggunakan aplikasi Lembuswana” paparnya.

Ia juga menargetkan, tim bisa mendapatkan juara satu dalam lomba tersebut. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.