Arfan Dalam Reses di Dapilnya, Banyak Desa Belum Tersentuh Air Bersih

oleh -206 Dilihat
Wakil Ketua II DPRD Kutim, Arfan. Saat Mengikuti Vaksinasi Covid-19. DETAK kUTIM.COM. (Poto ADV.IVN)

DETAK KUTIM.COM. SANGATTA –  Pembangunan di Kutai Timur (Kutim) masih belum merata. Terbukti dari keluhan masyarakat yang mengaku desa mereka belum terjangkau aliran air bersih. Wakil Ketua II DPRD Kutim, Arfan mengaku banyak mendapat keluhan tersebut.

Pada masa reses I tahun sidang 2021 ini. Dirinya turun menemui konstituennya di daerah, guna menyerap aspirasi masyarakat. Dari hasil reses itu, Arfan yang juga Ketua DPC Partai NasDem Kutim mengaku keluhan masyarakat masih relatif sama.

“Untuk reses di Dapil saya, keluhan masih seperti tahun sebelumnya. Dari infrastruktur hingga kebutuhan air bersih. Makanya tahun kemaren saya banyak bantu pembuatan sumur bor, untuk daerah yang belum terjangkau PDAM,” jelasnya usai mengikuti vaksinasi masal pada (3/03/2021).

Untuk tahun sebelumnya, Wakil Rakyat ini merealisasikan 20 titik sumur bor di beberapa Kecamatan, yang dikoordinasikan dengan dinas terkait.

Lanjutnya “Untuk Bengalon tahun ini permintaan masih sumur bor, untuk wilayan yang belum tersentuh PDAM. Di Desa Tepian Langsat bahkan airnya bisa langsung diminum, saya ambil tenaga bor yang memang memiliki pengalaman, alhamdulilah tidak pernah gagal,” imbuhnya.

Sementara untuk masyarakat pesisir, seperti daerah Muara Bengalon, Sekrat, hingga Teluk Singkama. Mayoritas menginginkan bantuan alat tangkap ikan, hingga mesin kapal. Diakuinya belum seluruh aspirasi masyarakat disana terakomodir.

Harapnya, pada pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan, bisa dimasukan kedalam usulan prioritas. Sehingga pada tahun depan, usulan tersebut sudah bisa dirasakan oleh masyarakat.ungkapnya (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *