Bupati Hadiri Pelantikan DPD KNPI Kutim Periode 2021-2024

oleh -67 Dilihat
Bupati Hadiri Pelantikan DPD KNPI Kutim Periode 2021-2024

SANGATTA, DETAK KUTIM Bupati hadiri pelantikan DPD KNPI periode 2021-2024. Ketua KNPI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Arief Rahman Hakim, secara resmi melantik ketua dan Pengurus Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), periode 2021-2024. Di ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG), Bukit Pelangi, Rabu (10/11/2021).

Fellysianus Lung secara definitif, mengemban tugas untuk membesarkan organisasi pemuda di Kutim. Bersama Sekretaris Khairuddin dan Bendahara Sofyan serta 470 anggota lainnya. Pelantikan tersebut sekaligus dirangkai dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD KNPI

Prosesi pelantikan berlangsung lancar serta turut disaksikan Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Letkol Laut (P) I Komang Nurhadi, Dandim 0909/Kutim Letkol CZI Heru Aprianto, Anggota Ramadhani dan undangan lainnya.

Usai pelantikan pengurus KNPI itu, Ardiansyah Sulaiman saat membuka Rakerda DPD KNPI Kutim mengatakan, pemuda saat ini adalah pemimpin yang dipersiapkan untuk masa depan. Maka dari itu, pemuda-pemuda sekarang harus siap mengambil tampuk kepemimpinan bila tiba saatnya nanti.

“Pemuda memiliki peran penting dalam estafet kepemimpinan daerah. Sehingga harus memiliki jiwa juang dan semangat membangun yang tinggi,” kata orang nomor satu di Pemkab tersebut.

Lebih lanjut Ardiansyah menambahkan, pemuda harus bersiap sejak dini, supaya siap ketika mendapat kesempatan memegang kepemimpinan. Sehingga bisa memberikan kontribusi perubahan dan membangun segala aspek yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Pemuda, yakinkan pada diri kita masing-masing bahwa kita adalah (bagian) estafet kepemimpinan,” ujarnya.

Terakhir Ardiansyah mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus. Dia berharap sinergi yang telah tercipta selama ini terus ditingkatkan. Demi merealisasikan visi misi pembangunan “Menata Sejahtera Untuk Semua”.

Semenatara itu, Ketua KNPI Felly Lung menjelaskan bahwa pemuda bukan hanya “human resources” (sumber daya manusia) tetapi sudah menjelma sebagai “human development” (pengembang sumber daya manusia). Pemuda juga tak lagi disebut sebagai “human capital” (modal utama manusia), tetapi sekarang harus disebut “social capital” (modal sosial).

“Jika ada seribu pemuda, maka pastikan salah satunya itu saya. Jika ada 100 pemuda maka pastikan salah satunya itu aku, jika ada satu-satunya pemuda maka pastikan itu aku KNPI Kutai Timur,” tegas Felly yang diikuti oleh seluruh anggota KNPI Kutim. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.