Mangkirnya PT Kobexindo Cement Dari Hearing Buat DPRD Geram

oleh -216 Dilihat
suasana Hearing DPRD kutim Yang Tidak Dihadiri Pihak Manajemen PT Kobexindo Cemen pada Rapat Dengar Pendapat (RDP), diruang Hearing Kantor DPRD Kutim, Kawasan Bukit Pelangi Kabupaten Kutai Timur. pada (09/06/2021) siang. DETAK KUTIM.COM. (Poto ADV.IVN)

DETAK KUTIM.COM. SANGATTA – Ketidakhadiran PT Kobexindo Cement pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) membuat Para legislator DPRD Kutai Timur (Kutim) dibuat geram.

Pasalnya,  Pihak  manajemen PT. Kobexindo Cement tak penuhi undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP), diruang Hearing Kantor DPRD Kutim, Kawasan Bukit Pelangi Kabupaten Kutai Timur. pada (09/06/2021) siang.

Dalam mengklarifikasi persoalan yang belakangan ini tengah hangat di tengah masyarakat Kutim.

Tidak Hadirnya pihak perusahaan semen itu, membuat Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur Arfan sangat kecewa.

Karena, pihak perusahaan tidak ada itikad baik untuk menghadiri undangan, Rapat Dengar Pendapat RDP pun hanya dihadiri oleh pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutim.

Dalam hal ini menurut Arfan, kehadiran pihak manajemen sangat diperlukan untuk meminta klarifikasi atas isu penerimaan tenaga kerja yang mewajibkan pelamar menguasai bahasa asing Mandarin.

“Hari ini undangannya, tapi dari pihak manajemen tak ada yang hadir dalam rapat Hearing. Padahal kami ingin tahu alasan manajemen mewajibkan setiap pelamar bisa berbahasa mandarin,” ungkap Arfan.

Lanjutnya,’ Arfan mengatakan, pihaknya bersama anggota DPRD Kutim akan melakukan sidak langsung di area pembangunan pabrik Semen tersebut.

“Kita sudah Jadwalkan besok akan melakukan sidak ke Pabrik Semen Kobexindo. Setelah sidak   tersebut kembali kami (DPRD) akan menjadwalkan hearing dengan manajemen Kobexindo,” tutup politisi NasDem itu. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *