Silahturahmi dengan Masyarakat Telen, Kasmidi Sebut Jalan Poros Telen dan Jembatan Masuk Multiyears

oleh -23 Dilihat

TELEN – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang melakukan silaturahmi bersama masyarakat Kecamatan Telen, silaturahmi ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna Desa Marah Haloq, jumat (8/10/2022).

Kegiatan ini turut dihadiri Plt Camat Telen Andi Sulviana Sultan, Kepala Desa Marah Haloq Rudi Hartono, Kapolsek Muara Wahau, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Pada kesempatan ini, Kepala Desa Marah Haloq Rudi Hartono menyampaikan beberapa permasalahan yang dihadapi desa-desa di Telen, diantaranya terkait PLN, dirinya menyebut dari informasi PLN untuk Desa Long Segar peningkatan kapasitas PLN harus menunggu pergantian mesin.

“Kami bersama pihak Long Melah sudah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, bahwa sebenarnya kita ada memiliki mesin, jadi kami menyampaikan bisakah dibantu dengan mesin yang ada ini,” tuturnya.

Dirinya berharap mesin tersebut bisa diambil alih, karena dengan mesin itu peningkatan kapasitas PLN di Desa Marah Haloq, Long Segar dan Long Melah bisa tercukupi. “Banyak warga yang sudah mendaftarkan, namun tidak bisa terpasang karena sudah overload,” bebernya.

Kemudian Rudi juga menyampaikan terkait kendala lahan pertanian yang masuk kawasan hutan, dirinya berharap lahan tersebut bisa masuk objek pertanian, khususnya persawahan, oleh karena itu harapannya pemerintah bisa memberikan kelonggaran buat masyarakat untuk dijadikan lahan persawahan.

“Selain hal diatas, perlu diketahui, Sumber Daya Alam di Telen masih sangat besar namun yang menjadi kendala adalah SDM yang belum memadai,” ujar Rudi.

Terkait hal tersebut, Wabup Kasmidi Bulang menyampaikan, terkait lahan luas yang masuk dalam kawasan hutan, dirinya akan mencoba mendiskusikannya untuk dicarikan solusi, karena sangat disayangkan kalau lahan ini tidak dikelola.

Selanjutnya Kasmidi menambahkan, untuk perencanaan jalan poros Telen sudah masuk dalam rekap multi years, namun untuk multi years tidak bisa masuk di anggaran perubahan karena harus masuk di anggaran murni. “Kami sudah berdiskusi ke Kemendagri beberapa waktu yang lalu, dan dibolehkan di murni 2023 karena perencanaannya sudah masuk,” ujar Kasmidi.

Untuk Telen, sambung Kasmidi ada dua kegiatan besar yang harus dilaksanakan, yaitu penyelesaian jembatan dan jalan poros Telen, apalagi sejak dirinya masih menjabat sebagai anggota DPRD Desa Marah Haloq sudah menjadi Desa binaannya.

“Insyaallah apa yang menjadi kewenangan saya dan apa yang bisa diperjuangkan untuk pembangunan akan diperjuangkan secara bertahap,” kata ia.

Kasmidi juga menyampaikan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, agar tiap daerah wajib menghidupkan kembali pertanian dan perkebunan untuk menghadapi krisis pangan, terutama yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.

“Terkait inflasi, kita juga disuruh membangun perekonomian di semua wilayah. Selain itu potensi-potensi SDA wajib untuk di angkat, seperti tempat pariwisata,” beber Kasmidi.

Tujuannya adalah, lanjut Kasmidi, untuk menghidupkan perekonomian, tak ketinggalan di Telen pun akan di inventarisasi potensi wisatanya, tentu saja nanti akan menjadi prioritas untuk dibangun dan dikelola dengan baik.

Terakhir disampaikan, berdasarkan arahan Presiden agar tiap daerah wajib menyalurkan bantuan untuk masyarakat yang miskin. Kemudian untuk program 50 juta/RT di perubahan dianggarkan kurang lebih Rp.81 milyar.

“Silakan para RT memprogramkannya lewat Desa, programkan hal-hal skala prioritas, seperti posyandu yang harus di rehab. Dari 50 juta itu 40 jutanya untuk infrastruktur, sedangkan 10 jutanya untuk peningkatan SDM,” pesan Wabup Kasmidi. (G-S02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.