Belum Optimalnya Progres Pelaksanaan Pembangunan Melalui Skema MYC, Jadi Sorotan DPRD Kutim

oleh -36 Dilihat

kaltimcyber.com. Belum Optimalnya Progres Pelaksanaan Pembangunan Melalui Skema MYC, Jadi Sorotan DPRD Kutim – DPRD Kutai Timur (Kutim) menyoroti terkait belum optimalnya progres pelaksanaan pembangunan yang di lakukan oleh Pemerintah Daerah melalui skema tahun jamak atau Multyears Contrac (MYC).

“Memang ada beberapa yang on the track, tapi yang kami tekankan adalah, terkait proyek infrastruktur terutama jalan, yang masih sedikit, padahal ini sudah pertengah tahun,’ ujar Anggota DPRD Kutim Faizal Rachman kepada awak media usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan beberapa Perangkat Daerah (PD) di Ruang Hearing, Kantor DPRD Kutim, beberapa waktu lalu.

Bahkan menurutnya, ada salah satu pekerjaan pembangunan jalan penghubung di Daerah Pemilihannya (Dapil) tepatnya di desa Perupuk menuju Tanjung Manis Kecamatan Sangkulirang progresnya baru mencapai 6 persen.

“Saya minta segera di evaluasi pelaksana di lapangan, jangan sampai kontraktornya cuma cocok mengerjakan PL aja, dan saya juga minta agar pengerjaanya harus sesuai dengan spesifikasi yang sudah di tentukan,” imbuhnya.

Lebih jauh, Politisi dari partai besutan Megawati Soekarno Putri ini, juga mewanti-wanti agar pelaksana kegiatan bekerja sesuai dengan alokasi anggaran yang sudah di tetapkan yang sudah tertuang dalam kontrak MYC.

Belum Optimalnya Progres Pelaksanaan Pembangunan Melalui Skema MYC, Jadi Sorotan DPRD Kutim

“Jangan sampai kita utang progres, karena dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang sudah kita sepakati tidak ada lagi alokasi yang kita anggarkan di perubahan tahun 2024 ini. Dan kalau mereka (kontraktor) mengerjakan sampai dengan seratus persen, kami tidak berani menganggarkan, tapi kalau nantinya ada keputusan pengadilan harus di bayarkan, kan nggak mungkin kita rugikan kontraktor,” bebernya.

Namun dalam rapat yang turut di hadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Muhammad Muhir, Anggota Komisi B Bidang Perekonomian dan Keuangan DPRD Kutim itu menyebut, pemerintah bersikukuh akan menyelesaikan 100 persen seluruh pekerjaan yang masuk dalam skema MYC.

“Nah saya ingatkan kepada mereka (pemerintah) , mumpung masih ada waktu, tolong bikin addendum di cukupkan dengan anggaran yang sudah di sediakan, jangan sampai mereka (kontraktor) mengerjakan seratus persen, anggaran kita nggak cukup untuk bayar, nanti malah jadi hutang, kami di DPRD terus terang keberatan,” pungkasnya. (adv/dprd/WA)

Post Views: 880

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *